Mengenal Proses Pengolahan Kopi dengan Ultrasonik di Jacoweek 2021

21 May 2022

PADA event kopi Jakarta Coffee Week (Jacoweek) 2021 di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara terdapat 85 tenant yang sangat menarik. Tenant-tenant tersebut tidak hanya menawarkan berbagai produk dan peralatan kopi, tapi juga berbagai aktivitas seru dan inovasi baru dalam dunia kopi.

 

Salah satunya yakni Copper Club Specialty Coffee. Tenant yang satu ini sekilas mungkin terlihat serupa dengan tenant yang ada di Jacoweek 2021, yang menjual biji kopi dan peralatan kopi. Namun, bila kamu melihat lebih dekat, mereka memiliki inovasi unik dalam proses membuat kopi.

 

Di booth Copper Club Specialty Coffee, kamu akan melihat sebuah wadah mirip aquarium kecil, yang di dalamnya terdapat biji kopi mengapung di atas air. Kemudian, terdapat sebuah alat berwarna putih lengkap dengan kabelnya tampak dicelupkan ke dalam wadah tersebut.

 

Proses pengolahan unik kopi dengan ultrasonik. (Foto: merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

 

Wadah yang dipenuhi air dan kopi serta alat 'aneh' tersebut, rupanya untuk memproses biji kopi dengan metode yang terbilang baru. Hal tersebut dipaparkan oleh salah satu Barista di Copper Club Coffee.

 

"Ini proses merendam si biji kopinya dengan ultrasonik, gunanya agar oil-nya bisa keluar dan membersihkan biji kopi," tutur Rangga Apriyatna, Barista Copper Club Coffee, saat ditemui merahputih.com di Jacoweek 2021, Sabtu (27/11).

 

Adapun tujuan dari proses tersebut, yakni untuk menghasilkan rasa yang unik dan berbeda dari proses pengolahan kopi lainnya. "Dari segi rasa kopinya setelah diseduh after tastenya sangat manis dan clean, tidak tertinggal rasa pahit, rasanya seperti kita minum teh," ujar Rangga.

 

Rangga menyebutkan bahwa proses pembuatan kopi tersebut sangat baru dan pertama kalinya ada di Indonesia. "Di Indonesia baru pertama, proses ini ditemukan oleh Raymond Ali dari Curators Coffee Company," lanjutnya.

 

Proses perendaman dengan ultrasonik memakan waktu 30 menit, tidak kurang dan tidak lebih. (Foto: merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

 

Proses pembuatan kopi dengan ultrasonik memakan waktu sekitar 30 menit perendaman. Kemudian, barulah dilanjutkan dengan proses penyaringan biji kopi dan dicuci kembali. Untuk biji kopinya, Rangga menjelaskan bisa menggunakan biji kopi dari manapun, tergantung pilihan di prosesornya.

 

Kopi hasil proses ultrasonik tersebut sudah dijual untuk umum. Kopi tersebut diberi nama Sonic Boom, dan bisa dibeli di tenant Copper Club Coffee di Jacoweek 2021. Selain itu kamu juga bisa menemukannya di gerai kafe ini yang berlokasi Jl. Tarian Raya Timur W1 no 23, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (ryn)

Related News