SCAI Beri Pelatihan Agroforestry Pada Petani Kopi

 

Write Your English News content Here.

 

Sebanyak lima belas  orang petani kopi dari berbagai daerah  mengikuti pelatihan mengenai arsitektur penanaman serta agroforestry kopi yang diselenggarakan oleh Specialty Cofee Association of Indonesia(SCAI). Pelatihan  berlangsung  selama tiga hari, di Bandung  dan Pengalengan, Jawa Barat, mulai Senin, 20 November 2017.

Ketua  SCAI, Syafrudin, menuturkan, pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani dalam  budidaya kopi berorientasi produktivitas, kualitas dan keberlanjutan usaha. ’’Juga  untuk menumbuhkembangkan budidaya kopi dengan pola agroforestry, “ujarnya , Senin 20 November2017.

Agroforestry kopi adalah penanaman kopi diantara pohon keras berumur panjang  di hutan, sehingga pohon kopi mendapat penaung dari pohon yang lebih tinggi. Denga adanya  pohon penaung , tanaman kopi bisa produktif dalam jangka panjang , karena kerusakan  akar, daun dan cabang  pohon kopi bisa terkurangi.

“Agroforestry kopi juga baik untuk pelestarian hutan, karena akar kopi masuk ke tanah hingga  sedalam 3 meter sehingga bisa menahan erosi  serta menyimpan cadangan air,” kata Syafrudin.

Para petani juga mendapat materi tentang jenis varitas, perbenihan danpembibitan kopi. ‘’Mereka juga diberi pemahaman tentang hama dan penyakit tanaman kopi,“ ujarnya.

Bukan hanya di kelas, para petani juga diajak ke kebun di kawasan Pengalengan, Kabupaten Bandung, untuk melihat  penerapan agroforestry kopi. Para petani  akan diajarkan metoda pola tanam, pola pangkas,  pola pemupukan sampai penanganan ketika panen. ‘’Selebihnya meraka juga diberi pelatihan mengenai  tehnik pengolahan serta  branding hasil produksi,” kata Syafrudin.

Sementara anggota Dewan Pembina SCAI, Setra Yuhana, mengatakan, para petani kopi  juga perlu memahami  arsitektur penanaman. Dengan arsitektut penanaman yang baik, hasil panen bisa sesuai yang diharapkan.  ‘’Ini rancang  bangun ruang , bentuk dan teknik budi daya kopi yang mengedepankan produktivitas namun ramah lingkunan, “ ujarnya.

Sebelumnya, pada pertengahan Oktober lalu,  SCAI bekerja sama dengan Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup  menggelar pelatihan kewirausahaan bagi petani kopi, di Praengar Point Bandung.  Para petanikopi  antara lain belajar  mengenai uji mutu dan cita rasa kopi, pengembangan kelembagaan sumber pembiyayaan serta perdagangan kopi.

Editor : Bambang K

Sumber: jabarzone.com